BERITA.NEWS, Makassar – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat dengar pendapat. Hal ini merupakan respon atas penyebaran virus corona yang telah masuk ke Indonesia, dimana 2 warga di Depok dinyatakan positif terkena virus membahayakan tersebut.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinkes Sulsel Ichsan Mustari, Imigrasi 1 Makassar, Angkasa Pura II, Pelindo IV Makassar, pihak Kesehatan Pelabuhan (KKP) 1 Makassar, Kesehatan Pelabuhan Bandara (KKB) Sultan Hasanuddin.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel Arum Spink mengatakan sudah ada kepanikan yang terjadi di masyarakat. Apalagi, Presiden Jokowi secara resmi umumkan keberadaan virus tersebut sudah masuk di Indonesia.

“Virus corona disusul ada kepanikan pasca presiden umumkan, tentu kita di Sulsel rasakan hal yang sama. Kami di DPRD saja agak panik,” ucap legislator partai Nasdem tersebut.

Menurutnya, sangat penting menyikapi keberadaan virus corona tersebut. Terutama, menghindari kepanikan di masyarakat.

“Sejumlah kunjungan juga jadi korban tidak mau keluar naik pesawat. Sehingga penting penyikapan masalah ini agar masyarakat tidak panik hadapi corona ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) menyarankan, khususnya warga Sulsel agar menunda perjalanan luar negeri, untuk menghindari penyebaran virus corona.

“Saran saya sebaiknya perjalanan ke luar negeri di tunda dulu. Lebih konsen jaga jangan sampai menyebar keseluruh pelososk indoensia bahaya. Karena vaksin belum di temukan,” katanya.

. Andi Khaerul

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

The post Heboh Virus Corona, DPRD Sulsel Panggil Dinkes dan Sejumlah Pihak appeared first on Berita.News.

Sumber: https://berita.news/2020/03/04/heboh-virus-corona-dprd-sulsel-panggil-dinkes-dan-sejumlah-pihak/