BugisPos — Terkait insiden pelarangan peliputan oleh oknum wartawan Bawa Karaeng terhadap wartawan BugisPos.com Biro Gowa Amirullah pada acara Reuni Akbar Spensa 2020 di Gedung Haji Bate, Gowa akhirnya mencapai titik temu.

Pemimpin Umum Tabloid Bawa Karaeng yang sekaligus Penanggung Jawab Reuni Akbar Spensas 2020 melalui WhattsApp grup JOIN Sulsel pada Senin (02/03/2020) melakukan klarifikasi terkait insiden tersebut dan secara kesatria meminta maaf atas tindakan oknum wartawan BK yang diluar prosedur.

Adapun pernyataannya adalah sebagai berikut :

“Ass Alkm dinda…
Saya Ahmad Pidris Zain/Penanggung Jawab Reuni Akbar Spensas 2020.

Masalah ini saya baca kemarin dan sempat menanyakan (mengkonfirmasi) hal tersebut kepada Panitia Pelaksana/Sie Infokom dan Pengamanan Acara. Ada miskomunikasi di lapangan, karena tdk ada pelarangan peliputan sama sekali dalam kegiatan tersebut. Disamping itu melanggar undang-undang pers, juga merugikan kegiatan tersebut. Yang diterjemahkan keliru oleh “krew”/pengamanan acara tersebut, mungkin pelarangan “perekaman” konten” kegiatan, untuk dikomersilkan.
Jika ada kekeliruan komunikasi yang menyebabkan masalah seperti ini, saya sebagai Penanggung Jawab Kegiatan, meminta maaf yang sebesar-besarnya.
Saya masih anggota grup ini, karena Perintisan Join Sulsel di bawah sdr saya (Almarhum) A. Rifai Manangkasi, saya adalah Pembina Join Sulsel.
Entah sekarang masih terdaftar atau tidak, saya tidak tahu, yang jelas saya masih anggota grup WA Join Sulsel.”

Terkait oknum wartawan BK yang melakukan tindakan diluar prosedur, Ahmad Pidris Zain (APZ) melakukan klarifikasi sebagai berikut :

“Sudah saya tegur dinda, dan saya atas nama lembaga sdh menyampaikan permohonan maaf.
Untuk terjadinya miskomunikasi yang telah diluruskan, sebaiknya tidak perlu di perpanjang lagi.
Kebersamaan dan kerjasama dalam lingkup keluarga jurnalistik perlu terjaga, dan tidak harus terpublis hal2 yg bisa “meretakkan” kebersamaan itu.
Salam Kompak, dan salam buat Pimpred BugisPos.”

Adapun oknum wartawan BK yang memakai baju berlogo JOIN, juga diklarifikasi seperti tersebut ini.

“Tentang wartawan Bawa Karaeng yang memakai logo Join, itu baju lama ketika bermitra Bawa Karaeng dengan Join Sulsel dalam Kegiatan Panggung Bintang Sulsel 2018, A Rifai Manangkasi, Ketua Join Sulsel dan saya Ahmad Pidris Zain, Pemimpin Umum Tabloid Bawa Karaeng sekaligus Pembina Join Sulsel.
Mestinya baju itu sudah lama digudangkan, tanpa sepengatahuan keredaksian, masih terpakai di lapangan.”

Bukan itu saja, APZ telah melakukan komunikasi kepada Pemimpin Redaksi BugisPos.Com Usdar Nawawi terkait kesalahfahaman ini.

Usdar Nawawi berpesan agar setiap wartawan harus lebih memahami UU Pers nomor 40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik Dewan Pers. Sehingga seluruh wartawan dapat mengikuti UKW dari Dewan Pers dan dapat diakui oleh negara.

Penulis : One

Sumber: https://bugispos.com/2020/03/02/kesatria-ki-tauwwa-ahmad-pidris-zain/