BugisPos — Isu-isu negatif yang merebak setelah Golkar meyerahkan rekomendasi ke Danny Pomanto di CCC Tanjung Bunga, Minggu, 8/3/20, yang menyebarkan kesan meragukan komitmen NasDem dalam mengusung Danny di Pilkada Makassar, hari ini, Senin, 9/3/20 telah terjawab.

Surya Paloh didampingi sejumlah petinggi NasDem, bertandang ke kantor DPP Golkar, dan disambut hangat oleh Airlangga Hartanto bersama sejumlah petinggi DPP Golkar.

Danny Pomanto yang diminta tanggapan, kepada BugisPos.com via telepon mengkonfirmasi, bahwa hasil pertemuan kedua petinggi partai ini, sepakat berkoalisi termasuk di Pilkada Makassar.

Intinya, bila kader NasDem di posisi 01 maka kader Golkar di posisi 02.

Demikian juga sebaliknya, bila kader Golkar di posisi 01, maka NasDem legowo kadernya menempati posisi 02.

Pada pertemuan yang maha penting ini, bahkan ada yang menyebutnya sebagai pertemuan para dewa, kedua partai yang sangat berpengaruh di negeri ini, sepakat berkoalisi dengan mengusung kader NasDem, Danny Pomanto, pada posisi bakal calon walikota Makassar 2020. Sedang untuk bakal calon wakil walikota mendampingi Danny, kader Golkar segera ditetapkan oleh DPP Golkar.

Danny Pomanto tak membantah adanya proses seperti ini.

“Mudah-mudahan prosesnya berjalan baik dan mohon doa dari tim relawan, para pendukung dan simpatisan, dan doa dari segenap warga kota Makassar” pinta Danny.

Danny juga berharap PPP dapat bergabung dalam koalisi. Koalisi tiga partai dapat dipandang sudah lebih dari cukup untuk maju bertarung di Pilkada Makassar (Zhoelfikar)

Sumber: https://bugispos.com/2020/03/09/ini-mi-kesepakatan-nasdem-dan-golkar-di-pilkada-makassar/