ARUSPOLITIK.COM, MAKASSAR-  Wacana paket, Munafri Arifuddin – Taufik Fachruddin mencuat di Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar tahun 2020. Bahkan, kedua pasangan ini berpasangan disebut mengandalkan kekuatan mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla dan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Pengamat politik dan pemerintahan Universitas Islam Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad mengtakan bukan nama, Nurdin Abdullah menjadi faktor kemenangan paket, Munari -Taufik dalam perhelatan Pilwalkot Makassar.

“Kedua pasangan tersebut  memiliki kekuatan masing-masing. Posisi, Nurdin Abdullah berpengaruh tetapi bukan penentu kemenangan mereka di Pilwalkot Makassar. Pilwalkot Makassar selalu dinamis,” ujar Firdaus Muhammad, Jumat (28/2/2020).

Sebelumnya, eks relawan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yakni, Rano Umar Yasin mengatakan relawan NA saat Pilgub Sulsel di kota Makassar, lebih memilih memenangkan, Danny Pomanto. Diapun menjelaskan, relawan NA di Pilgub Sulsel lalu telah terbentuk sejak beberapa bulan lalu untuk siap memenangkan, Danny Pomanto di Pilwalkot Makassar yang tinggal beberapa bulan lagi digelar.

“Jika Appi-taufik berpasangan maka kelemahan Appi dari sisi, Taufik akan menjadi modal besar kami semakin siap memenangkan pak Danny Pomanto. Intinya relawan, NA di kota Makassar lebih condong dan lebih aktif mensosialisasikan, Danny Pomanto sebagai bakal calon Walikota masa depan kota Makassar,” jelas Rano Umar Yasin. (*)

The post Terkait MuPakar: Nurdin Abdullah Bukan Penentu Kemenangan Pilwalkot Makassar appeared first on aruspolitik.

Sumber: https://www.aruspolitik.com/2020/02/28/pakar-nurdin-abdullah-bukan-penentu-kemenangan-pilwalkot-makassar/