BugisPos — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyampaikan bahwa : “Barru mendapat kado istimewa, dengan pelemahan ekonomi dunia saat ini sangat sulit mencari investor investor yang akan menanamkan modalnya, nah ini luar biasa Barru telah mendapatkan investor.”

Beberapa daerah di Indonesia masih dikeluhkan pengusaha, izin yang berbelit belit dan hampir rata rata pengusaha
mengeluh, sementara Barru menunjukan sebuah pemerintahan yang melayani.

“Saya ingin sampaikan, bahwa jangan pernah berpikir, bahwa tenaga kerja saja yang akan berkembang, tapi banyak usaha usaha yang akan maju, yah, kita bisa bikin penginapan, hotel-hotel dan restoran dan juga pasar-pasar pasti akan menyiapkan bahan makanan dan banyak lagi yang lain,” ungkap.

“Olehnya itu pengusaha jangan dibuat susah, jika pengusaha punya masalah jangan diselesaikan sendiri, tapi pemerintah harus hadir dan pemerintahan yang paling dekat adalah Pak desa,” pesannya.

“Jujur saja karena persaingan bisnis atau persaingan dagang subur provokator, saya ingin titipkan perusahaan ini disini (Barru) , bahwa lawannya provokator adalah masyarakat itu sendiri, jangan kita suburkan provokator perusahaan ini tidak beroperasi jika provokatornya subur yang rugi adalah kita semua,” tegas mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.

“Jadi saya titipkan mumpun bupati sudah memberikan kemudahan olehnya itu kemudahan menjadi daya tarik bagi investor. Saya waktu ketemu Pak Hendra, bilang bahwa urus saja perizinananya dimanapun bapak berada pasti akan dipermudah, Alhamdulillah ketemu pak Hendra lagi semuanya sudah beres, itulah Sulawesi Selatan yang siap melayani,” imbuhnya.

“Saya titip sama Kapolres, Pak Dandim, bahwa perusahaan ini adalah milik kita semua, jangan dianggap perusahaan ini milik Pak Hendra dan Pak Robert tapi anggaplah perusahaan ini milik semua masyarakat yang ada di Barru, saya yakin dan percaya jika kita semua kompak maka provokator tidak ada yang bertahan karena musuh kita sekarang ini adalah provokator, karena provokator itu tidak tahu masalah mengembangkan masalah dan yang rugi kita semua, jadi mohon perusahaan ini kita jaga bersama karena ini adalah aset kita, industri kapal akan tumbuh jika ada galangan kapal, kita punya smelter di Pallei, di Bantaeng dan Sulawesi Tenggara kapal-kapalnya mau docking kemana jika kita tidak punya galangan kapal, nah dengan hadirnya galangan kapal ini akan menambah semangat bagi para pengusaha kapal yang ada di Sulawesi Selatan,” pesannya.

NA menambahkan, Jadi berbanggalah masyarakat Barru sebagai salah satu pusat perawatan kapal yang ada di Sulsel dan bahkan Indonesia Timur.

Kemudian NA berpesan, bahwa Ini tahun politik dan Barru salah satu yang akan melaksanakan Pilkada, saya tidak kampanye,tapi apa yang dilakukan bupati Barru beberapa tahun terakhir mengangkat nama Barru, tidak mungkin pengusaha masuk disatu daerah kalau pemimpinnya tidak punya trust, pasti pemimpinnya punya kepercayaan.

Lanjut NA, Bupati Barru tidak pernah berpikir mau dapat apa, tapi apa yang harus kita berikan kepada masyarakat, itulah motto Bupati Barru sebagai seorang pemimpin.

Oleh karena itu, izin harus dipermudah, kalau bisa setengah jam selesai, Presiden Jokowi sudah berkali kali menekankan, kalau itu untuk kepentingan hajat orang banyak tutup mata tanda tangan, jadi saatnya sekarang pengusaha tidak berpikir keras menghadapi birokrasi, karena birokrasi sekarang sudah berubah, kalau ada birokrasi yang tidak berubah akan tersingkir sendiri.

Sumber : Krs

Editor : Zhoel

Sumber: https://bugispos.com/2020/02/22/resmikan-pembangunan-galangan-kapal-nurdin-abdullah-puji-ki-bupati-barru/