BugisPos — Gubernur Sulawesi Selatan Prof. HM Nurdin Abdullah meninjau pelaksanaan tes SKD CPNS Pemkot Makassar, Sabtu (22/2/2020).

Untuk CPNS 2019 jumlah pendaftarnya 5 juta lebih, total lowongan dengan CPNS berjumlah 175 ribu. Pemerintah Kota Makassar misalnya, terdapat sebanyak 16.888 peserta sedangkan jumlah yang diterima sekira 520 orang CPNS.

Nurdin berharap, para peserta yang ikut tes mendapatkan hasil terbaik sesuai yang diharapkan dan lulus menjadi CPNS Berkualitas. Mereka mempersiapkan diri mengikuti rangkaian seleksi dengan baik.

“Saya berharap dalam CPNS ini sehingga kita betul-betul bisa menghasilkan CPNS yang berkualitas,” kata Nurdin Abdullah.

Nurdin Abdullah menyatakan, peserta yang nantinya tidak lulus, untuk tidak berkecil hati, karena pemerintah tidak dapat mengakomodir semua peserta.

Pemerintah pun memiliki tugas bagaimana agar lapangan pekerjaan tetap terbuka. Pemerintah untuk menciptakan wirausaha (entrepreneur) baru dari kaum milenial.

“Makanya ini PR bagi pemerintah, bagaimana kita menciptakan enterpreneur-enterpreneur baru. Supaya jangan semuanya mau menjadi PNS. Karena PNS itukan kalau kita lihat, mau lihat hidup sederhana jadilah PNS, tapi kalau mau mapan secara ekonomi jadilah pengusaha,” terangnya.

Pemerintah perlu mencoba untuk lebih bekerja keras lagi membuka peluang-peluang usaha. Serta memberikan motivasi kepada kaum milenial bahwa terbuka lapangan kerja lebar selain menjadi PNS.

Selama mereka mau mandiri banyak sektor di Sulsel yang memiliki potensi besar, misalnya di sektor pertanian, perikanan, peternakan sektor pariwisata, UMKM dan IKM juga banyak.

“Nah ini belum berkembang dengan baik. Anak-anak kita kaum milenial. Saya kira ini peluang untuk memburu itu. Makanya saya berharap kedepan semakin sedikit orang yang mau menjadi PNS. Karena kalau semakin sedikit orang yang mau jadi PNS dunia usaha akan tumbuh,” ujarnya.

Sedangkan, Wali Kota Makassar, M Iqbal Suhaeb mengatakan, bagi mereka yang belum lulus seleksi tahun ini untuk tetap semangat.

“Pesan saya CPNS bukan satu-satunya harga mati. Artinya tidak lulus CPNS nanti itu bukan berarti kiamat,” imbuhnya. (*)

Sumber: https://bugispos.com/2020/02/23/nurdin-abdullah-tidak-lulus-pns-jangki-kecil-hati/