BugisPos — Dalam rangka car free day (CFD)  Minggu 16/02/2020 Jl.Boulevard ( Depan Prodia) Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Melakukan Sosialisasi   yang bertema “SAYANGI DIRIMU DETEKSI KANKER SEJAK DINI”  Ir. Hj. Liestiaty F. Nurdin , M.fish Ketua YKI Sulawesi Selatan (Bunda peduli kanker Sulsel) kembali mengingatkan pentingnya mendeteksi kanker sejak dini. Jika masyarakat merasa ada kelainan, sebaiknya langsung menghubungi dokter.

Pagi tadi ibu Lies mengatakan kepada Masyarakat di acara Cara Free Day , Mengaku bingung karena jumlah penderita kanker terus bertambah. Sehingga, harus ditekan dengan cara deteksi dini.

“Kalau ada benjolan sedikit, ada kelainan, jangan dianggap enteng. Kalau kanker masih stadium awal, bisa sembuh. Ini kita sosialisasikan kemana-mana. Jangan abaikan. Perubahan sedikit pada payudara, harus periksakan ke dokter,” pesan Bunda Peduli Kanker Sulsel ini, pada acara “Sayangi Dirimu Deteksi Kanker Sejak Dini” yang dilaksanakan di Car Free Day.

Ketua TP PKK Sulsel ini juga menyampaikan program Pemprov Sulsel dalam menangani penderita kanker. Dimana, Rumah Sakit (RS) Dadi akan dijadikan rumah sakit pusat kanker di Sulsel. Rumah sakit ini juga akan dilengkapi dengan rumah singgah.

“Saya memang meminta supaya ada rumah singgah, dan akan dibangunkan khusus. Karena banyak dari daerah yang harus kemo berulang-ulang. Mudah-mudahan lancar. Saya hanya bisa mensupport, mudah-mudahan penderita kanker bisa sembuh dengan baik,” ujarnya.

Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam acara tersebut. Antara lain, edukasi awam waspada kanker sejak dini oleh dr Septiman Sp.B(K)Onk. Kemudian senam osteoporosis, flash mob, fun campaign, pemeriksaan kesehatan Gratis, hingga pelepasan balon.

Lies yang mengaku baru saja keseleo, tetap hadir untuk mensupport acara yang dilaksanakan Rumah Singgah Think Survive tersebut. Bahkan ikut senam bersama para pengunjung car free day Boulevard.

Dr Septiman menyampaikan, deteksi dini dilakukan oleh diri sendiri terhadap kondisi tubuh. Jika merasa ada kelainan, seperti benjolan di payudara, siklus haid yang berubah-ubah hingga nyeri pada panggul, sebaiknya ke dokter untuk didiagnosa.

“Hasil deteksi itu bukan untuk diterapi atau dibawa kemana-mana, tapi langsung ke dokter,” imbau dr Septiman.

Ia mengungkapkan, penderita kanker yang paling banyak adalah perempuan, yakni kanker payudara dan kanker mulut rahim. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya vaksin sebelum menikah, dan pap smear untuk deteksi setelah menikah ,tegasnya.

Penulis : Hasri.G

Editor : Zhoel

Sumber: https://bugispos.com/2020/02/16/lies-f-nurdin-ingatkan-ki-pentingnya-deteksi-kanker-sejak-dini/