BugisPos.- Direktur RSUD HA.Sulthan Dg Radja Bulukumba dr.H.Abdur Rajab, H,MM, merespon masukan Bupati Bulukumba AM.Sukri S.Sappewali terkait SNARS ( Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit ) Edisi 1.1.

SNARS yang dimaksud menurut dr.Abdur Rajab adalah bagaimana RSUD Bulukumba dapat meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

” Sebelum 24 September 2020, RSUD Bulukumba harus terakreditasi, jika tidak, maka RSUD Bulukumba tidak bisa melayani pasien peserta BPJS,” jelas dr.Rajab demikian sapaan akrabnya.

Sesuai masukan Bupati Bulukumba Andi Sukri, seperti disampaikan dr.Rajab saat bincang bincang dengan swak media ini di Resto Lakums, bahw Rumah Sakit dan Puskesmas yang ada di Bulukumba, bisa mengadopsi sistem pendaftaran online yang ada di puskesmas pasar minggu, Jakarta selatan ini.

” Kita b isa Mengembangkan sistem Ini untuk nempercepat pelayanan kesehatan masyarakat Bulukumba, salah satunya memastikan jaringan wifi di desa dan pelosok terpenuhi, bahkan kita bisa kembangkan sistem ini dalam rangka melakukan pertolongan pertama kasus jegawatdaruratan pada masyarakat yang tidak sempat dibawa ke RS di pelosok desa, dengan pusatnya di RSUD Sultan dg Raja,” harap Bupati Andi Sukri melalui Direktur RSUD Bulukumba.

Bahkan menurut Bupati, kita bisa jadikan rumah sakit Bulukumba sebagai Rumah Sakit Trauma Center di daerah Selatan selatan Sulsel.

Dan menurut Dr Abdurrajab, untuk langkah awal pendaftaran on line sementara berproses sebagai persyaratan Akreditasi SNARS 1.1 tahun 2020 tetmasuk informasi ketersediaan tempat tidur….e BRM ( Berkas Rekam Medis ), artinya tidak ada lagi berkas yang ditenteng, tetapi semuanya melalui online.

” Mudah mudahan bisa terwujud sebagai pusat trauma center selatan selatan dengan penambahan fasilitas di IGD, ” sebut Dr Abdurrajab, sambi menambahkan, tahun 2020 ini terkait Akreditasi SNARS 1.1.sementara berproses untuk pendaftaran Online dan langkah pertama rawat jalan, informasi ketersediaan tempat tidur, termasuk untuk langkah awal di koneksikan dengan BPJS.- Suaedy.-