KAREBA.CO. – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bantaeng akan melakukan kegiatan Gerakan Masyarakat Menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Gemar Mengajak) melalui advokasi dan KIE secara masif dengan melibatkan berbagai unsur, dengan menyasar seluruh kecamatan di Bantaeng.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan peserta Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Bantaeng khususnya di Kecamatan Eremerasa. Kecamatan Eremerasa dijadikan lokus kegiatan tersebut karena dari 8 Kecamatan yang ada di Bantaeng, Kecamatan Eremerasa yang paling rendah pencapaiannnya.

Gemar Mengajak, merupakan Aksi Perubahan yang diinisiasi oleh Sahruddin Dg Rido, Kabid KB, Penyuluhan dan Penggerakan, sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Dalam Negeri Regional Makassar Angkatan VII Tahun 2021.

Hal ini dalam rangka menjawab persoalan yang saat ini dihadapi oleh DPPKB. Sebelum kegiatan dilaksanakan terlebih dahulu dibentuk Tim Eksternal di aula Kantor Camat Eremerasa Kabupaten Bantaeng, Kamis 11 November2021.

Stakeholder yang dilibatkan sebagai tim eksternal terdiri dari Camat Danramil, Kapolsek, Kapus PKM Ulugalung/Pabentengang, Kepala KUA, Koordinator Balai PPKB, Kepala Pasar Dapoko Eremerasa, Ketua KNPI dan Ketua Ansor Bantaeng.

Menurut Sahruddin, Rancangan Aksi Perubahan ini diharapkan mampu memberikan
perubahan yang signifikan terhadap Kinerja Individu dan Kinerja Organisasi
dalam rangka pencapaian tujuan organisasi.

“Kegiatan kami adalah pembentukan tim eksternal gemar mengajak, dan kami akan melakukan penyuluhan secara masif dengan melibatkan berbagai unsur didalamnya,” kata Sahruddin

Menurutnya,,kegiatan ini akan melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, kader KB penyuluh KB, Bidan Desa, Tokoh Agama Tokoh Pemuda. Dalam hal ini KNPI dan GP Ansor.

” Jadi yang melakukan penyuluhan adalah Kader KB atau Penyuluh KB itu adalah hal lumrah. Maka kami libatkan berbagai unsur,” jelasnya.

Selain itu kata Sahruddin, pihaknya akan melaksanakan di seluruh kecamatan dari 8 kecamatan se-kabupaten Bantaeng.

” Melalui kegiatan ini persoalan yang dihadapi oleh kantor kami, yaitu kurangnya kepesertaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, bisa kita carikan solusinya dan bisa kita tingkatkan pencapaiannya kedepan,” terangnya.-(*/Edy )