Makassar, kareba.co, – Anggota komisi A bidang Pemerintahan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Kasrudi Menanggapi terkait persoalan Fasilitas Umum (fasum) dan Fasilitas Sosial (fasos) yang belum teridentifikasi

Kasrudi mengemukakan, ada banyak lahan fasum yang terlihat dimanfaatkan untuk komersil oleh beberapa pengusaha termasuk pasar segar.

“Kami meminta kepada Pemerintah Kota untuk segera mengidentifikasi fasum dan fasos yang belum bekerjasama dengan Pemkot,”ujarnya Rabu (8/1/2020)

“Kalau sudah ada tanda kerja sama dengan pemkot, seharusnya dibuatkan transparan dananya agar Pendapatan Anggran Daerah (PAD) bertambah” tambahnya

Ia juga mengatakan untuk mengantisipasi terjadinya hal yang bisa merugikan daerah dengan adanya oknum yang tidak bertanggung jawab

“Jangan sampai Pemkot Makassar merugi dengan adanya oknum yang bermain,”kata Kasrudi.

Kasrudi meminta masalah pemanfaatan lahan fasum pasar segar harus dihentikan terlebih dahulu sambil menunggu terjalinnya kerjasama dengan pihak ketiga yang tansparan.

Dia melanjutkan Pemkot Makassar didorong untuk terus berupaya meningkatan Pendapatan Asli Daerah dengan mengoptimalkan berbagai aset yang dimiliki. Salah satunya melakukan kerjasama pengelolaan lahan fasum.

“Asalkan pengelolaan lahan afsum tersebut tak melanggar aturan yang ada,” kata Kasrudi.(*)