KAREBA – Melalui kegiatan dialog refleksi akhir tahun dengan tema “Akhiri Kekerasan Perempuan dan Anak”. Yang diselenggarakan Sky Lounge hotel Arthama lantai 19, Kamis (19/12/2019).

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulawesi Selatan, mengajak seluruh stakeholder untuk berperan aktif, mengawasi dan tindakan kekerasan pada perempuan dan anak.

“Dari 1.800 kasus kekerasan yang ada, baru 85 persen yang terselesaikan,” ujar Kepala DP3A Ihwal Gazaling, ketika memberi pemaparan.

Dia menambahkan, sisanya, pihaknya di kembalikan ke kabupaten kota. Menurutnya pengembalian itu lantara, prosedural yang belum lengkap.

Sehingga kasus-kasus tersebut, tidak bisa di tindaki lebih lanjut. Kendati demikian, kekerasan pada anak dan perempuan sudah menurun, termasuk pernikahan di usia dini.

“Syukur meski belum bisa di tangani keseluruhan, namun bisa di tekan,”paparnya.

Terakhir Ihwal meminta, agar semua, dapat berkontribusi menghentikan kekerasan terhadap permpuan dan anak. (Nur/Jeg)