KAREBA – Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid mengimbau umat Muslim di Indonesia melakukan shalat gerhana matahari (kusuf). Shalat kusuf dilakukan bertepatan dengan adanya fenomena alam gerhana matahari yang terjadi esok, Kamis (26/12).

Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tardid PP Muhammadiyah Oman Fathurohman menyebut, bertepatan dengan 29 Rabiul Akhir 1441 H, seluruh wilayah di Indonesia akan membahas perubahan iklim yang lebih baik. Sementara sebagian besar diperbesar.

“Sehubungan dengan hal di atas, Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah mengimbau pimpinan dan warga Muhammadiyah melaksanakan ibadah shalat gerhana matahari (shalat kusuf) serta melakukan pemeriksaan gerhana menggunakan alat yang sesuai,” katanya dalam keterangan yang didapat dikutip Republika.co.id , Rabu ( 25/12).

Wilayah Indonesia yang akan mengubah cincin gerhana matahari adalah Padang Sidempuan, Tanjung Pinang, dan Singkawang. Di daerah Padang Sidempuan, gerhana mulai terjadi pada pukul 10.14 Rangkaian gerhana ini berakhir pukul 14.04 WIB.

Untuk wilayah Tanjung Pinang, gerhana sebagian terjadi pada 10.29 WIB dan dilanjutkan dengan gerhana cincin pada 12.24 WIB. Gerhana berakhir atau mulai akhir gerhana selesai 14.20 WIB.

Di Singkawang, dimulai pada 10:43:45 diluncurkan dengan gerhana cincin pada 12:41:05. Rangkaian acara ini dimulai pada pukul 14:31:27.

Adapun beberapa Wilayah Yang mengalami gerhana matahari sebagian akan Dirasakan di Banda Aceh, Medan, Padang, Palembang, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Surabaya, Palangkaraya, Bima NTB, Makassar, Mando, Sorong, Dan Merauke.

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah DKI Jakarta Sun’an Miskan memberikan fasilitas shalat gerhana bersama. “Diinstruksikan agar di setiap masjid yang diurus oleh Muhammadiyah dilakukan sholat, dipindahkan sesuai perintah PPM Majelis Tarjih,” ucapnya. (Jeg)