BONE, BERITA-SULSEL.COM – Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Luwu Utara, Senin (13/7/20) malam, selain menyisakan lumpur juga duka mendalam karena ratusan rumah tenggelam oleh lumpur dan puluhan orang meninggal dunia.

Aksi cepat tanggap terlihat langsung usai bencana yang merenggut korban nyawa tersebut, bahkan hingga hari kelima, Sabtu (18/7/20), terlihat kemacetan sepanjang jalan menuju lokasi bencana di Desa Radda Kecamatan Baebunta, Masamba, Kabupaten Luwu Utara, akibat iring-iringan bantuan dari berbagai daerah termasuk Kabupaten Bone.

Video Bantuan di Masamba

“Lokasi kami saat ini sekitar tujuh kilo dari daerah bencana dan ini termasuk daerah yang tinggi. Info kemarin jasad yang ditemukan 36 orang, untuk bantuan yang paling dibutuhkan saat ini beras, pakaian dalam, terpal, air bersih, MCK dan Mushola” terang Abdul Samad, Ketua Paskas Pare-pare, yang telah berada di lokasi sejak hari kedua setelah bencana.

Penyaluran bantuan pertama kebanyakan berupa pakaian hingga menumpuk, baru setelah hari ketiga relawan baru menyalurkan makanan seperti biskuit dan roti, sarung, selimut, jilbab, pakaian dalam, popok bayi dan alat sholat. (eka)

Posting Pasca Banjir Bandang, Masamba Kini Banjir Bantuan ditampilkan lebih awal di berita-sulsel.com.