BONE, BERITA-SULSEL.COM — Bermula dari penangkapan Polda Sulawesi Selatan pada 14 November 2019 lalu terhadap Risal alias Ical bin Zainudin (29), hingga sidang perdana Maret lalu, nasib Ical kini bergantung pada ketuk palu hakim Pengadilan Negeri Bone.

Ical yang ditangkap atas kepemilikan sabu seberat 45 gram, dinyatakan terbukti bersalah oleh majelis hakim yang diketuai oleh Ketua Pengadilan Negeri, Surachmat, dituntut 8 tahun 6 bulan oleh JPU dan akhirnya dijatuhi vonis 5 tahun penjara, denda Rp1,1 M subsider 1 bulan penjara, melalui persidangan, Selasa (14/7/2020) sore.

Baca Juga : Ketemu Jaksa “Nakal”, Laporkan ke Website Kejaksaan Negeri Bone

“Ical terbukti bersalah melanggar pasal 112 ayat 2 dengan ini dijatuhkan pidana 5 tahun penjara dengan denda satu milyar seratus juta dan jika tidak dibayar akan diganti hukuman kurungan satu bulan” kata Surachmat.

Pihak pengadilan juga memerintahkan agar Ical tetap ditahan walau dalam kondisi pincang setelah ditembak oleh polisi.

Terkait penembakan Ical, hakim menyatakan ada kesalahan prosedur karena Ical ditembak saat berada di Makassar sebelum proses pemeriksaan oleh polisi. Meski tidak menghapuskan tindak pidana yang dilakukan Ical, namun hal itu tetap masuk dalam pertimbangan hakim dalam memutuskan hukuman bagi Ical.

Baca Juga : Kasat Narkoba Polres Bone Beberkan Kronologis Penangkapan Berujung Tudingan Pemerasan

Menilai putusan hakim, Jaksa Penuntut Umum, Erwin Juma, merasa itu cukup rendah mengingat tuntutan jaksa kemarin 8 tahun 6 bulan. Erwin sendiri belum bisa memutuskan apakah akan mengambil upaya banding atau tidak.

“Itu terlalu rendah, harusnya minimal 6 tahun, tapi nanti kami laporkan dulu sama Kejati dan masih ada waktu 7 hari untuk memutuskan apakah banding atau tidak” ujar Erwin.

Harapan kuasa hukum Ical untuk mengenakan pasal 131 tentang narkotika yang berbunyi setiap orang yang dengan sengaja tidak melaporkan adanya tindak pidana narkotika diancam hukuman maksimal satu tahun penjara dan atau denda maksimal Rp50 juta, pupus sudah karena hakim memutuskan bahwa Ical terbukti melanggar pasal 112 yakni dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan menguasai atau menyediakan.

Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat 1, beratnya melebihi 5 gram, pelaku dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat 1, ditambah 1/3. (eka)

Posting Bandar Sabu di Bone Divonis 5 Tahun, JPU Anggap Masih Ringan ditampilkan lebih awal di berita-sulsel.com.