MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Rutan Makassar bakal terapkan Kebiasaan Baru dalam Menghadapi Tatanan New Normal.

Karena itu, Kepala Rutan Kelas I Makassar Sulistyadi bersama jajaran pejabat struktural dan tim medis Klinik DR. Saharjo menggelar rapat di aula gedung I. Sabtu, (20/6/2020).

Sulistyadi mengatakan hal itu sebagai tindak lanjut dari surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Hal itu tertuang dalam Nomor: W23.PK.02.10.04-226 Tanggal 18 Juni 2020 Hal Penerimaan Tahanan Pengadilan (Tahanan A3).

“Teknis penerimaan tahanan baru harus mengedepankan prosedur protokol kesehatan secara disiplin yang telah ditentukan oleh pusat,” ujarnya.

Lanjut Sulistyadi, ketentuan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Reynhard Silitonga yang perlu diperhatikan, di antaranya:

Mempertimbangkan kapasitas blok/ kamar isolasi, tahanan masuk harus melakukan tes rapid dengan hasil Non Reaktif oleh Jaksa (hasil Rapid Tes dilampirkan).

Melakukan skrining suhu tubuh, pemeriksaan kesehatan awal dan berkala. Memberikan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan wajib menggunakan masker.

Pemberian informasi tentang kewajiban melaksanakan Physical dan Social Distancing juga melakukan isolasi selama 14 hari, bila timbul gejala Covid-19.

“Selama masa isolasi segera berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk pelaksanaan PCR yang bila didapati hasil positif, segera dirujuk ke RS rujukan Covid-19 setempat,” tutur Sulistyadi.

Juga tak luput Sulistyadi mengingatkan agar terus melakukan secara ketat 12 langkah pencegahan dan penanganan Covid-19.

Mengawali semua itu, tentunya perlu menjadi perhatian utama adalah pembentukan SOP Penerimaan Tahanan Baru Era New Normal.

Sehingga pelaksana di lapangan punya pegangan dalam melaksanakan tugas.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kesatuan Pengamanan Dian Eka Junianto membeberkan telah mempersiapkan 3 kamar untuk ruang karantina atau isolasi bagi tahanan baru.

“Sudah kami sterilkan 3 kamar di blok I Syech Yusuf,” ujarnya.

“Satu kamar bisa menampung 30 sampai 40 orang, jadi bisa menerima sekitar 90 orang tahanan baru,” lanjutnya.

Lokasinya juga mudah diakses karena langsung dari pintu penerimaan tahanan baru,” tutupnya.