BONE, BERITA-SULSEL.COM — Kembali mangkir saat sidang kasus korupsi dana PAUD di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (18/6/20), Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bone selaku JPU, Andi Kurnia, mengatakan kalau 2 terdakwa saat ini sedang sakit.

“Sebenarnya sesuai KUHAP bisa dibacakan akan tetapi terdakwa kan dipanggil secara sah dan terdakwa tidak datang dengan alasan sakit,  makanya hakim menunda” jelasnya.

Baca Juga : Hadapi Tuntutan, 2 Terdakwa Kasus Korupsi Dana PAUD Bone Jatuh Sakit

Dari surat yang dibawa oleh Kuasa Hukum terdakwa diketahui bahwa Sulastri mengidap penyakit Glucoma dan sedang rencana operasi di RS Sandi Karsa Makassar, sementara Iksan menderita Gaastritis (maag) sesuai surat keterangan sakit yang ditandatangani dokter penyakit dalam RS M Yasin, yakni dokter Andi Alimuddin.

“Mungkin dia datang ke Poli, sudah bisa masuk itu, maag biasa, istirahat paling lama tiga hari karena tidak parah” ungkap dokter Ali.

Baca Juga : Terdakwa Sakit, Sidang Tuntutan Korupsi Dana PAUD Kembali Ditunda

Terpisah, RS Sandi Karsa yang direncanakan menjadi tempat operasi Sulastri justru enggan memberikan keterangan apa-apa karena ingin melindungi hak pribadi pasien.

Humas RS Sandi Karsa, Aulia, melalui percakapan telepon di Lobi RS Sandi Karsa, Kamis (18/6/20) sore, mengaku tidak bisa memberikan keterangan bahkan memilih bungkam saat ditanya apakah benar pihak RS Sandi Karsa yang mengeluarkan surat keterangan sakit untuk terdakwa Sulastri.

“Mohon maaf untuk saat ini kami pihak rumah sakit tidak bisa mengeluarkan statement apapun” singkatnya.

Sidang tuntutan korupsi dana PAUD akhirnya kembali ditunda untuk yang ketiga kalinya dan akan digelar kembali pekan depan sembari menunggu kesiapan Sulastri dan Iksan untuk hadir dan mendengarkan pembacaan tuntutan oleh JPU. (eka)