BONE, BERITA-SULSEL.COM — Sidang tuntutan kasus korupsi dana PAUD Bone yang seyogyanya digelar Kamis (25/6/20) besok, kembali tunda dengan keluarnya surat edaran Ketua Pengadilan Negeri Makassar yang menyatakan PN ditutup besok karena Covid-19.

Yang mengejutkan, keluarga kedua terdakwa yakni Iksan dan Sulastri tiba-tiba datang menyerahkan uang sebanyak Rp840 juta padahal sebelumnya uang tersebut rencana akan diserahkan didepan hakim Pengadilan Negeri Makassar.

Baca Juga : Bukan Glaukoma, Pengacara Sebut Terdakwa Korupsi Dana PAUD Bone Mengidap Tumor

“Sebelumnya wacana mau kembalikan, tapi kan kalau wacana kita belum lihat fisiknya, kita mau meyakinkan dulu apakah  pengembalian betul ada, jangan sampai kita sampaikan ke hakim, jumlahnya berbeda” terang Kasi Intel Kejaksaan Bone, Andi Alamsyah, selaku Humas Kejari Bone.

Dikatakan pula bahwa titipan uang tersebut bisa saja merubah jumlah tuntutan yang akan diberikan jaksa pada sidang nanti, tergantung hasil rapat bersama tim jaksa Kejari Bone.

Baca Juga : Mangkir Sidang Korupsi Dana PAUD Bone, Dokter Ungkap Terdakwa Sakit Biasa

“Kalau merubah kita tidak bisa katakan, itulah makanya kita rapatkan dulu bagaimana pendapat tim dan hubungannya dengan tuntutan” lanjut Alam.

Ketiga terdakwa, Masdar, Iksan dan Sulastri telah melewati proses panjang persidangan kasus korupsi dana PAUD yang merugikan negara sebesar Rp4,9 M. Beberapa waktu lalu,

Masdar melalui kuasa hukumnya telah menyerahkan uang senilai Rp250 juta, lalu disusul Iksan melalui istrinya menyerahkan uang sebesar Rp420 juta, demikian dengan Sulastri yang diwakili pihak keluarga juga menyerahkan uang senilai Rp420 juta, ditambah uang yang disita saat penyidikan sehingga total uang yang telah kembali adalah Rp1.230.075.000.

“Masing-masing 50 persen lah dari uang yang dinikmati, nanti kita jadikan pertimbangan di tuntutan, kalau untuk pengembalian sepenuhnya, belum” ungkap Kasi Pidsus Kejari Bone, Andi Kurnia.

Sidang berikutnya dijadwalkan pada pekan depan dengan agenda tuntutan sesuai keterangan Humas PN Makassar, Bambang.

“Ya otomatis minggu depan, besok PN mau ada penyemprotan disinfektan, bersih-bersih satu hari” kata Bambang. (eka)