MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Program Studi Pendidikan Magister Bahasa Inggris Pasca Sarjana Universitas Negeri Makassar melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) menggelar pengabdian dengan Judul PKM Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Aplikasi Hot Potatoes di Kapubaten Barru, Sulawesi Selatan.

Tim pelaksana kegiatan PKM Prof. Dr. Baso Jabu, M.Hum dan Amirullah Abduh, S.Pd., M.Ed., PhD. Materi yang dipresentaseokan secara virtual berupa penggunaan teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Cara menggunakan aplikasi Hot Potatoes untuk pembelajaran Bahasa Inggris, dan berbagai tips dan strategi menintegrasikan Hot Potatoes dengan sistem daring dan non-daring untuk level sekolah menengah pertama dan atas.

Ketua tim pengabdi, Prof Baso Jabu menuturkan, proses PKM virtual ini sejalan himbauan pemerintah dalam upaya menangani wabah virus Corona yang semakin meluas. Karena itu, pembimbingan lanjutan sebagai ¬follow up kegiatan PKM dilakukan secara daring melalui group wattapps dan email.

“Meskipun dilaksanakan secara virtual, antusiasme peserta dalam acara PKM tersebut sangat tinggi karena terbukti banyak pertanyaan dan komentar dari peserta terkait kegiatan PKM tersebut,” ujarnya, Sabtu, 6 Juni 2020.

Menariknya, PKM Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Hot Potatoes di era pandemi Covid-19 memberikan masukan kepada peserta sebagai salah media alternative dalam pengembangan pembelajaran.

“Pembiasaan Penggunaan teknologi dan aplikasi teknologi dapat berkontribusi positif terhadap pengembangan keterampilan dan pengetahuan tenaga pendidik khususnya di era pandemic Covid-19,” ujarnya.

Kata dia, pentingnya penggunaan teknologi sebagai media untuk membangun model pembelajaran yang otentik. Selanjutnya, kegiatan pengabdian kegiatan PKM ini dilakukan bekerjasama dengan LP2M UNM.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM, Prof Dr. Ir. Bakhrani A. Rauf, MT menyampaikan, kegiatan ini akan berkontribusi pada pengembangan softskill guru dan pemerhati bahasa Inggris. Sehingga, mereka dapat mendesain pembelajaran yang bervariasi interaktis dan bermakna.

“Tentunya ini memberi dampak positif dan signifikan dalam upaya peningkatan kompetensi pedagogik guru di Kabupaten Barru,” ujarnya.

Anggota pengabdi, Amirullah dalam materinya menjelaskan, unsur kebermaknaan dan efektifitas penggunaan Hot Potatoes untuk pembelajaran Bahasa Inggris.

“Aplikasi ini sangat praktis untuk mendesain pembelajaran bacaan yang berupa pilihan ganda, teka-teki, padanan kata dan kalimat, dan beragam kegiatan interaktif dan dinamis,” jelasnya.

Peserta pelatihan begitu antusias mengikuti kegiatan dan merespon sangat positif kegiatan ini. Perwakilan peserta menyatakan kegiatan PKM ini sangat bermanfaat dan sangat menambah wawasan terkait aplikasi teknologi Hot Potaties untuk pembelajaran Bahasa Inggris.

Peserta kegiatan menyatakan senang ikut kegiatan ini, memberikan khazanah dan tambahan pengetahuan tentang pembelajaran bahasa Inggris. Para peserta mengikuti semua acara yang telah disiapkan secara virtual mulai pembukaan hingga pelaksanaan PKM. (*)