KORANMAKASSAR.COM — Usai prosesi pelantikan, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum kota Makassar Hamzah Ahmad mengungkapkan sejumlah agenda utama yang akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas Perumda.

Selama menjabat pelaksana tugas (plt ) Dirut kurang lebih lima bulan, Hamzah telah mengevaluasi dan menentukan langkah strategis serta program prioritas Perumda kedepannya.

“Langkah langkah Direksi kedepannya tentunya kita akan bersinergi dengan internal dan eksternal, jadi upaya yang dilakukan berkomunikasi dan pendekatan sekaligus meminta izin kepada pihak pemerintah provinsi, kota dan kabupaten maupun aparat penegak hukum. Kita akan berkomunikasi, karena mereka mereka semua ini adalah instansi pelanggan PDAM.” kata Hamzah Ahmad kepada sejumlah awak media, Selasa (18/2/2020) di Aula Tirta Dharma kantor Perumda Air Minum Makassar.

Hamzah mengungkapkan, salah satu persoalan di Perumda saat ini adalah tingkat kehilangan air yang cukup tinggi. Hal tersebut ditenggarai adanya kebocoran pipa dan pencurian air.

“Berdasarkan data data yang ada, tingkat kehilangan air kita itu sangat tinggi. Kalau terkait tingkat kehilangan air estimasinya masih diatas 40 persen, tentunya banyak faktor penyebabnya, seperti pencurian air dan (kebocoran) pipa lama yang yang sementara kita selesaikan pengerjaannya.” ungkapnya.

Untuk menekan kehilangan air yang terjadi selama ini, Hamzah mengupayakan pelibatan semua karyawan dan unsur masyarakat.

“Kita mencoba memberikan tugas tambahan kepada tenaga baca mitra kita untuk melihat lokasi lokasi yang menjadi wilayah baca meter. Kedua, melibatkan karyawan secara keseluruhan dan masyarakat untuk mendeteksi sekitar tempat tinggal mereka. Kami juga mempertimbangkan seperti yang pernah kami lakukan di periode yang lalu melibatkan masyarakat, utamanya tokoh tokoh masyarakat dalam hal memberikan informasi terkait kehilangan (pencurian) air ini.” jelas Hamzah.

Kendati demikian, Dirut yang telah dua kali memimpin perusahaan milik pemerintah ini menjamin ketersediaan air baku lebih dari cukup untuk menyuplai kebutuhan masyarakat kota Makassar hingga 5 tahun ke depan.

“Cadangan air baku kita diatas 8000 ltr perdetik, sementara untuk melayani Makassar saat ini sampai 5 tahun kedepan dengan 500 ltr perdetik saya kira sudah bisa mencapai masyarakat, jadi tidak ada masalah dengan air baku. Cuma kendalanya izin lintas wilayah yang melibatkan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Dan itu juga akan kami koordinasikan.” ucapnya.

baca juga : Iqbal Suhaeb Lantik Direksi PDAM Kota Makassar 

Dia menegaskan akan melakukan evaluasi dan penyegaran dalam perangkat organisasi Perumda sesuai kebutuhan. Hal itu menurutnya sebagai bagian dalam upaya pencapaian target perusahaan.

“Saya kira didalam melaksanakan atau mendukung kinerja perlu ada evaluasi dan tentu ada penyegaran di perangkat organisasi di Perumda PDAM ini. Saya kira itu hal biasa supaya target wali kota sebagai owner bisa tercapai.”

“Berbicara target kita ikut aturan Perumda yang disahkan sekarang, bahwa berbicara deviden itu ada maksimal 35 persen dari laba perusahaan. Jadi itu aturannya sudah jelas. Kalau bicara keinginan dan harapan tentunya kita ingin berkontribusi maksimal kepada pemerintah kota dalam hal pemenuhan APBD.” pungkasnya.

(Illo)

Sumber: https://koranmakassar.com/usai-dilantik-hamzah-ahmad-paparkan-sejumlah-langkah-strategis-perumda-air-minum-makassar/