JAKARTA,KORANMAKASSAR.COM—Penerbitan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP), harus melalui kajian ilmiah terlebih dahulu. Itu disampaikan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo, di Gedung Mina Bahari III, Jakarta, Kamis (05/02/2020).

“Jadi intinya, semua yang kami keluarkan harus berdasakan hasil riset dan kajian, bukan kepentingan satu dua orang saja,” tegas Edhy,” katanya.

Sebelum diluncurkan ke publik, sambungnya, draft kebijakan nantinya diserahkan pada Menteri Koordinator dan Presiden lebih dulu.

Diketahui, Edhy Prabowo menghadiri kegiatan konsultasi publik perdananya. Bersama Komisi Pemangku-Kepentingan dan Konsultasi Publik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP2 KKP).

Baca  Juga : KKP akan Tambah Stok Benih dan Indukan Udang  Untuk Budidaya

Dikesempatan itu, dia mendengarkan masukan atau pendapat dari masyarakat nelayan kecil hingga pelaku usaha. Terlebih dahulu, pihaknya juga sudah menggelar FGD dengan melibatkan para ahli.

Konsultasi Publik dengan tema “Bergerak Cepat untuk Kesejahteraan Keadilan dan Keberlanjutan” diikuti oleh perwakilan nelayan, pembudidaya, pelaku usaha, asosiasi serta stakeholder kelautan dan perikanan lainnya. Acara dipandu oleh Effendi Ghazali, yang tidak lain merupakan Ketua KP2 KKP.

The post Menteri KP : Sebelum Permen Diterbitkan, Terlebih Dulu Melalui Kajian Ilmiah appeared first on Koran Makassar.

Sumber: https://koranmakassar.com/menteri-kp-sebelum-permen-diterbitkan-terlebih-dulu-melalui-kajian-ilmiah/